Lewati ke konten utama

Beranda / Karya / ATRIUM HOTEL

Studi Kasus Interior

ATRIUM HOTEL

Ringkasan Proyek

Narasi singkat sebelum membaca detail keputusan desain.

Ringkasan ini disusun dari data proyek yang tersedia agar pembacaan studi kasus tetap akurat dan mudah dipahami.

Keputusan Utama

Desain mengintegrasikan material berkualitas tinggi seperti marmer dan kayu, dengan pencahayaan dramatis dari chandelier besar. Zoning yang jelas memisahkan area resepsionis dan lounge, sementara sirkulasi dirancang untuk memudahkan akses dan interaksi pengguna.

Area Terkait

LobbyLounge AreaResepsionis Area

Alur Studi Kasus

Dari konteks ruang menuju keputusan desain.

01

Konteks

Atrium Hotel berfokus pada menciptakan pengalaman mewah di area lobby, resepsionis, dan koridor seluas 2400 m2. Klien menginginkan desain yang bersih dan glamor, mencerminkan gaya modern kontemporer.

02

Konflik

Tantangan utama adalah menggabungkan elemen kemewahan dengan kesederhanaan, memastikan bahwa ruang tidak terasa berlebihan namun tetap memberikan kesan yang kuat dan elegan.

03

Keputusan Desain

Desain mengintegrasikan material berkualitas tinggi seperti marmer dan kayu, dengan pencahayaan dramatis dari chandelier besar. Zoning yang jelas memisahkan area resepsionis dan lounge, sementara sirkulasi dirancang untuk memudahkan akses dan interaksi pengguna.

04

Pendekatan

Pendekatan desain berfokus pada menciptakan harmoni antara elemen visual dan fungsional. Penggunaan dinding hidup dan lounge yang nyaman mendukung atmosfer glamor, sementara elemen artistik seperti patung dan chandelier menambah daya tarik visual.

05

Dampak

Hasilnya adalah lobby yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga fungsional, menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi tamu. Desain ini meningkatkan citra hotel sebagai destinasi mewah.

06

Insight Kunci

Keberhasilan desain terletak pada keseimbangan antara estetika dan fungsi, memastikan bahwa setiap elemen mendukung pengalaman tamu tanpa mengorbankan kenyamanan.

Wawasan Terkait

Ingin tahu alasan teknis di balik proyek ini?

Saya membedah salah satu keputusan desain dari proyek ini agar Anda dapat melihat hubungan antara masalah ruang, strategi, dan hasil akhirnya.

Baca Studi Kasus

Galeri Gambar

Dokumentasi Visual

Foto proyek ditempatkan sebagai bahan baca visual, bukan sekadar lampiran, agar konteks ruang dan keputusan desain dapat dilihat lebih tenang.

Bagikan Studi Kasus

Diskusikan arah desain dengan konteks yang lebih jelas.

Gunakan studi kasus ini sebagai referensi awal untuk menyamakan brief, prioritas ruang, dan keputusan desain bersama owner, kontraktor, atau tim proyek.

Eryawan Agung

Interior & Residential Design / Decision-Based Design

Lanjutkan Eksplorasi

Pilih langkah berikutnya tanpa kehilangan konteks: baca wawasan, lihat karya lain, atau mulai percakapan desain.

Dirancang sebagai penutup editorial yang tenang, bukan dorongan CTA yang berat.

© Eryawan AgungPortfolio Desain Interior Berbasis Keputusan

Langkah Berikutnya

Mulai dari brief, bukan dari dekorasi.

Ceritakan kebutuhan ruang Anda, lalu kita petakan prioritas, batasan, dan pendekatan desain yang paling tepat.