Lewati ke konten utama

Beranda / Karya / COFFEE@MYCO KUTISARI

Studi Kasus Interior

COFFEE@MYCO KUTISARI

Ringkasan Proyek

Narasi singkat sebelum membaca detail keputusan desain.

Ringkasan ini disusun dari data proyek yang tersedia agar pembacaan studi kasus tetap akurat dan mudah dipahami.

Keputusan Utama

Desain mengintegrasikan elemen warna biru dalam berbagai aspek, seperti dinding dan furnitur, untuk memperkuat identitas merek. Zoning dibagi menjadi area makan, kerja, dan ruang meeting, dengan penempatan meja dan kursi yang mendukung sirkulasi yang baik dan interaksi antar pengguna.

Area Terkait

Area MakanArea KerjaMeja Konter

Alur Studi Kasus

Dari konteks ruang menuju keputusan desain.

01

Konteks

COFFEE@MYCO KUTISARI adalah ruang kerja dan kafe seluas 60 m² yang dirancang untuk menciptakan suasana nyaman dan produktif. Klien ingin menonjolkan warna biru sebagai elemen branding Myco, dengan pendekatan desain minimalis yang mendukung fungsi ruang.

02

Konflik

Klien menghadapi tantangan dalam menciptakan ruang yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga fungsional. Keterbatasan ruang dan kebutuhan untuk mengakomodasi berbagai aktivitas pengguna, seperti bekerja dan bersantai, menjadi fokus utama dalam desain.

03

Keputusan Desain

Desain mengintegrasikan elemen warna biru dalam berbagai aspek, seperti dinding dan furnitur, untuk memperkuat identitas merek. Zoning dibagi menjadi area makan, kerja, dan ruang meeting, dengan penempatan meja dan kursi yang mendukung sirkulasi yang baik dan interaksi antar pengguna.

04

Pendekatan

Pendekatan desain mengutamakan efisiensi dan kenyamanan. Material yang digunakan adalah kombinasi kayu dan bahan ringan, menciptakan kesan hangat dan modern. Pencahayaan alami dimaksimalkan melalui jendela, sementara pencahayaan buatan dipilih untuk menciptakan suasana yang mendukung produktivitas.

05

Dampak

Desain ini berhasil menciptakan ruang yang tidak hanya menarik tetapi juga fungsional, meningkatkan pengalaman pengguna. Penggunaan warna biru yang konsisten memperkuat branding Myco, sementara zoning yang jelas memfasilitasi berbagai aktivitas tanpa mengganggu satu sama lain.

06

Insight Kunci

Keseimbangan antara estetika dan fungsi sangat penting dalam desain ruang kerja. Memperhatikan detail seperti sirkulasi dan material dapat meningkatkan kenyamanan pengguna dan mendukung tujuan branding klien.

Wawasan Terkait

Ingin tahu alasan teknis di balik proyek ini?

Saya membedah salah satu keputusan desain dari proyek ini agar Anda dapat melihat hubungan antara masalah ruang, strategi, dan hasil akhirnya.

Baca Studi Kasus

Galeri Gambar

Dokumentasi Visual

Foto proyek ditempatkan sebagai bahan baca visual, bukan sekadar lampiran, agar konteks ruang dan keputusan desain dapat dilihat lebih tenang.

Bagikan Studi Kasus

Diskusikan arah desain dengan konteks yang lebih jelas.

Gunakan studi kasus ini sebagai referensi awal untuk menyamakan brief, prioritas ruang, dan keputusan desain bersama owner, kontraktor, atau tim proyek.

Eryawan Agung

Interior & Residential Design / Decision-Based Design

Lanjutkan Eksplorasi

Pilih langkah berikutnya tanpa kehilangan konteks: baca wawasan, lihat karya lain, atau mulai percakapan desain.

Dirancang sebagai penutup editorial yang tenang, bukan dorongan CTA yang berat.

© Eryawan AgungPortfolio Desain Interior Berbasis Keputusan

Langkah Berikutnya

Mulai dari brief, bukan dari dekorasi.

Ceritakan kebutuhan ruang Anda, lalu kita petakan prioritas, batasan, dan pendekatan desain yang paling tepat.