Lewati ke konten utama

Beranda / Karya / KANTOR DPRD KALIMANTAN

Studi Kasus Interior

KANTOR DPRD KALIMANTAN

Ringkasan Proyek

Narasi singkat sebelum membaca detail keputusan desain.

Ringkasan ini disusun dari data proyek yang tersedia agar pembacaan studi kasus tetap akurat dan mudah dipahami.

Keputusan Utama

Desain mengintegrasikan elemen alami dan modern untuk menciptakan titik fokus visual. Area resepsionis yang terbuka dan terhubung dengan taman belakang memberikan kesan menyambut, sementara penggunaan material alami menambah kehangatan dan kenyamanan.

Area Terkait

LobbyKoridorArea OutdoorTaman BelakangWorkspaceReceptionCorridor

Alur Studi Kasus

Dari konteks ruang menuju keputusan desain.

01

Konteks

Kantor DPRD Kalimantan dirancang untuk menciptakan ruang publik yang fungsional dan menarik. Dengan luas 800 m2, proyek ini berfokus pada menciptakan area yang dapat menarik perhatian pengunjung dan mendukung interaksi sosial.

02

Konflik

Ruang yang sangat luas membuat sulitnya penentuan area fokus bagi pengunjung. Tanpa elemen yang menarik, pengunjung mungkin merasa kehilangan arah dan tidak terhubung dengan ruang yang ada.

03

Keputusan Desain

Desain mengintegrasikan elemen alami dan modern untuk menciptakan titik fokus visual. Area resepsionis yang terbuka dan terhubung dengan taman belakang memberikan kesan menyambut, sementara penggunaan material alami menambah kehangatan dan kenyamanan.

04

Pendekatan

Pendekatan desain melibatkan zoning yang jelas, dengan area resepsionis, lobby, dan ruang tunggu yang terpisah namun saling terhubung. Sirkulasi yang lancar dan pencahayaan alami dimaksimalkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna, menciptakan suasana yang tenang dan nyaman.

05

Dampak

Desain ini berhasil menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional tetapi juga menarik, meningkatkan interaksi pengunjung dan memberikan kesan positif terhadap institusi. Penggunaan material yang tepat dan pencahayaan yang baik mendukung kenyamanan dan efisiensi ruang.

06

Insight Kunci

Keseimbangan antara estetika dan fungsi sangat penting dalam desain ruang publik. Memperhatikan detail seperti zoning dan sirkulasi dapat meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Wawasan Terkait

Belum ada wawasan terkait untuk proyek ini saat ini. Anda tetap dapat melanjutkan ke daftar wawasan untuk membaca pembahasan desain lainnya.

Lihat Wawasan

Galeri Gambar

Dokumentasi Visual

Foto proyek ditempatkan sebagai bahan baca visual, bukan sekadar lampiran, agar konteks ruang dan keputusan desain dapat dilihat lebih tenang.

Bagikan Studi Kasus

Diskusikan arah desain dengan konteks yang lebih jelas.

Gunakan studi kasus ini sebagai referensi awal untuk menyamakan brief, prioritas ruang, dan keputusan desain bersama owner, kontraktor, atau tim proyek.

Eryawan Agung

Interior & Residential Design / Decision-Based Design

Lanjutkan Eksplorasi

Pilih langkah berikutnya tanpa kehilangan konteks: baca wawasan, lihat karya lain, atau mulai percakapan desain.

Dirancang sebagai penutup editorial yang tenang, bukan dorongan CTA yang berat.

© Eryawan AgungPortfolio Desain Interior Berbasis Keputusan

Langkah Berikutnya

Mulai dari brief, bukan dari dekorasi.

Ceritakan kebutuhan ruang Anda, lalu kita petakan prioritas, batasan, dan pendekatan desain yang paling tepat.