Lewati ke konten utama

Beranda / Karya / LIQUOR SHOP SURABAYA

Studi Kasus Interior

LIQUOR SHOP SURABAYA

Ringkasan Proyek

Narasi singkat sebelum membaca detail keputusan desain.

Ringkasan ini disusun dari data proyek yang tersedia agar pembacaan studi kasus tetap akurat dan mudah dipahami.

Keputusan Utama

Desain interior mengintegrasikan elemen industrial dengan material seperti beton, besi, dan kayu. Pencahayaan hangat digunakan untuk menciptakan suasana yang nyaman, sementara zoning yang jelas memisahkan area bar, display, dan tempat duduk.

Area Terkait

Area OutdoorMeja KonterCafeShop

Alur Studi Kasus

Dari konteks ruang menuju keputusan desain.

01

Konteks

Desain interior untuk supermarket minuman di Surabaya, seluas 450 m2, dengan fokus pada area outdoor, bar counter, dan liquor display. Klien menginginkan suasana yang mencerminkan gaya industrial.

02

Konflik

Klien menghadapi tantangan dalam menciptakan ruang yang menarik dan fungsional, yang dapat menarik pelanggan sambil tetap efisien dalam sirkulasi dan zoning area.

03

Keputusan Desain

Desain interior mengintegrasikan elemen industrial dengan material seperti beton, besi, dan kayu. Pencahayaan hangat digunakan untuk menciptakan suasana yang nyaman, sementara zoning yang jelas memisahkan area bar, display, dan tempat duduk.

04

Pendekatan

Pendekatan desain berfokus pada efisiensi sirkulasi dan interaksi pengguna. Area bar dirancang sebagai pusat sosial, sementara liquor display diletakkan strategis untuk menarik perhatian. Material dan pencahayaan dipilih untuk mendukung tema industrial.

05

Dampak

Desain ini meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menciptakan suasana yang menarik dan nyaman. Efisiensi sirkulasi memungkinkan pelanggan untuk bergerak dengan mudah, meningkatkan waktu tinggal dan potensi penjualan.

06

Insight Kunci

Keseimbangan antara estetika dan fungsi sangat penting. Desain yang matang dapat meningkatkan interaksi sosial dan pengalaman belanja, menciptakan nilai lebih bagi klien dan pelanggan.

Wawasan Terkait

Belum ada wawasan terkait untuk proyek ini saat ini. Anda tetap dapat melanjutkan ke daftar wawasan untuk membaca pembahasan desain lainnya.

Lihat Wawasan

Galeri Gambar

Dokumentasi Visual

Foto proyek ditempatkan sebagai bahan baca visual, bukan sekadar lampiran, agar konteks ruang dan keputusan desain dapat dilihat lebih tenang.

Bagikan Studi Kasus

Diskusikan arah desain dengan konteks yang lebih jelas.

Gunakan studi kasus ini sebagai referensi awal untuk menyamakan brief, prioritas ruang, dan keputusan desain bersama owner, kontraktor, atau tim proyek.

Eryawan Agung

Interior & Residential Design / Decision-Based Design

Lanjutkan Eksplorasi

Pilih langkah berikutnya tanpa kehilangan konteks: baca wawasan, lihat karya lain, atau mulai percakapan desain.

Dirancang sebagai penutup editorial yang tenang, bukan dorongan CTA yang berat.

© Eryawan AgungPortfolio Desain Interior Berbasis Keputusan

Langkah Berikutnya

Mulai dari brief, bukan dari dekorasi.

Ceritakan kebutuhan ruang Anda, lalu kita petakan prioritas, batasan, dan pendekatan desain yang paling tepat.