Lewati ke konten utama

Beranda / Karya / LOBBY LANTAI 6

Studi Kasus Interior

LOBBY LANTAI 6

Ringkasan Proyek

Narasi singkat sebelum membaca detail keputusan desain.

Ringkasan ini disusun dari data proyek yang tersedia agar pembacaan studi kasus tetap akurat dan mudah dipahami.

Keputusan Utama

Desain memprioritaskan zoning yang jelas antara area Lobby, Lounge, dan Gym. Penggunaan material alami dan pencahayaan yang hangat menciptakan suasana yang mengundang. Furnitur dipilih untuk mendukung interaksi sosial dan kenyamanan, sementara Gym dirancang agar mudah diakses.

Area Terkait

LobbyLoungeGym AreaResepsionis Area

Alur Studi Kasus

Dari konteks ruang menuju keputusan desain.

01

Konteks

Desain Lobby Lantai 6 Hotel di Surabaya bertujuan menciptakan ruang yang nyaman dan fungsional. Dengan luas 89 m², area ini mencakup Lobby, Lounge, dan Gym, mengedepankan gaya Modern Minimalis untuk menarik pengunjung.

02

Konflik

Klien menginginkan desain yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional, mengingat keterbatasan ruang dan kebutuhan untuk mengakomodasi berbagai aktivitas pengunjung, seperti check-in, bersantai, dan berolahraga.

03

Keputusan Desain

Desain memprioritaskan zoning yang jelas antara area Lobby, Lounge, dan Gym. Penggunaan material alami dan pencahayaan yang hangat menciptakan suasana yang mengundang. Furnitur dipilih untuk mendukung interaksi sosial dan kenyamanan, sementara Gym dirancang agar mudah diakses.

04

Pendekatan

Pendekatan desain berfokus pada efisiensi sirkulasi, memastikan pengunjung dapat bergerak dengan mudah antara area. Material yang digunakan menciptakan kesan modern dan minimalis, sementara pencahayaan strategis menyoroti elemen desain penting dan menciptakan suasana yang tenang.

05

Dampak

Desain ini diharapkan meningkatkan pengalaman pengunjung, memberikan ruang yang nyaman untuk bersantai dan berinteraksi. Dengan zoning yang jelas, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas tanpa merasa tertekan atau terganggu.

06

Insight Kunci

Keseimbangan antara estetika dan fungsi sangat penting dalam menciptakan ruang yang tidak hanya menarik tetapi juga mendukung aktivitas pengunjung secara efisien.

Wawasan Terkait

Ingin tahu alasan teknis di balik proyek ini?

Saya membedah salah satu keputusan desain dari proyek ini agar Anda dapat melihat hubungan antara masalah ruang, strategi, dan hasil akhirnya.

Baca Studi Kasus

Galeri Gambar

Dokumentasi Visual

Foto proyek ditempatkan sebagai bahan baca visual, bukan sekadar lampiran, agar konteks ruang dan keputusan desain dapat dilihat lebih tenang.

Bagikan Studi Kasus

Diskusikan arah desain dengan konteks yang lebih jelas.

Gunakan studi kasus ini sebagai referensi awal untuk menyamakan brief, prioritas ruang, dan keputusan desain bersama owner, kontraktor, atau tim proyek.

Eryawan Agung

Interior & Residential Design / Decision-Based Design

Lanjutkan Eksplorasi

Pilih langkah berikutnya tanpa kehilangan konteks: baca wawasan, lihat karya lain, atau mulai percakapan desain.

Dirancang sebagai penutup editorial yang tenang, bukan dorongan CTA yang berat.

© Eryawan AgungPortfolio Desain Interior Berbasis Keputusan

Langkah Berikutnya

Mulai dari brief, bukan dari dekorasi.

Ceritakan kebutuhan ruang Anda, lalu kita petakan prioritas, batasan, dan pendekatan desain yang paling tepat.