Lewati ke konten utama

Beranda / Karya / MYCO SIDOSERMO

Studi Kasus Interior

MYCO SIDOSERMO

Ringkasan Proyek

Narasi singkat sebelum membaca detail keputusan desain.

Ringkasan ini disusun dari data proyek yang tersedia agar pembacaan studi kasus tetap akurat dan mudah dipahami.

Keputusan Utama

Desain mengintegrasikan area showroom, kerja, pantry, dan lobby dengan sirkulasi yang jelas. Material yang digunakan mencerminkan gaya Industrial, dengan elemen kayu dan metal yang harmonis. Pencahayaan alami dimaksimalkan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan produktif.

Area Terkait

FacadeMeeting RoomWorkspacePantry

Alur Studi Kasus

Dari konteks ruang menuju keputusan desain.

01

Konteks

MYCO SIDOSERMO adalah proyek coworking space seluas 432 m2 yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan klien akan ruang kerja yang fungsional dan menarik. Dengan luas 144 m2 per lantai, desain ini mengusung gaya Industrial yang memanfaatkan plafon terbuka.

02

Konflik

Klien menghadapi tantangan dalam menciptakan ruang kerja yang tidak hanya menarik tetapi juga efisien dan nyaman bagi pengguna. Keterbatasan ruang dan kebutuhan untuk mengakomodasi berbagai aktivitas menjadi fokus utama dalam perancangan.

03

Keputusan Desain

Desain mengintegrasikan area showroom, kerja, pantry, dan lobby dengan sirkulasi yang jelas. Material yang digunakan mencerminkan gaya Industrial, dengan elemen kayu dan metal yang harmonis. Pencahayaan alami dimaksimalkan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan produktif.

04

Pendekatan

Pendekatan desain berfokus pada zoning yang efektif, memisahkan area publik dan privat. Sirkulasi dirancang agar pengguna dapat bergerak dengan mudah antar area. Pemilihan material dan pencahayaan mendukung fungsi ruang, menciptakan atmosfer yang inspiratif.

05

Dampak

Desain ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pengguna dengan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan menarik. Ruang yang efisien dan terorganisir akan mendukung kolaborasi dan kreativitas di antara para pengguna.

06

Insight Kunci

Keseimbangan antara estetika dan fungsi adalah kunci dalam menciptakan ruang kerja yang efektif. Desain yang mempertimbangkan kebutuhan pengguna dapat meningkatkan pengalaman kerja secara keseluruhan.

Wawasan Terkait

Ingin tahu alasan teknis di balik proyek ini?

Saya membedah salah satu keputusan desain dari proyek ini agar Anda dapat melihat hubungan antara masalah ruang, strategi, dan hasil akhirnya.

Baca Studi Kasus

Galeri Gambar

Dokumentasi Visual

Foto proyek ditempatkan sebagai bahan baca visual, bukan sekadar lampiran, agar konteks ruang dan keputusan desain dapat dilihat lebih tenang.

Bagikan Studi Kasus

Diskusikan arah desain dengan konteks yang lebih jelas.

Gunakan studi kasus ini sebagai referensi awal untuk menyamakan brief, prioritas ruang, dan keputusan desain bersama owner, kontraktor, atau tim proyek.

Eryawan Agung

Interior & Residential Design / Decision-Based Design

Lanjutkan Eksplorasi

Pilih langkah berikutnya tanpa kehilangan konteks: baca wawasan, lihat karya lain, atau mulai percakapan desain.

Dirancang sebagai penutup editorial yang tenang, bukan dorongan CTA yang berat.

© Eryawan AgungPortfolio Desain Interior Berbasis Keputusan

Langkah Berikutnya

Mulai dari brief, bukan dari dekorasi.

Ceritakan kebutuhan ruang Anda, lalu kita petakan prioritas, batasan, dan pendekatan desain yang paling tepat.