Proyek interior hunian seluas 52 m² ini mencakup ruang keluarga, ruang tamu, ruang makan, dan dapur. Klien meminta gaya modern elegan yang mencerminkan karakter mandiri dirinya.
Dalam area hunian yang kecil, beberapa fungsi perlu hadir berdekatan tanpa membuat batas antaraktivitas bergantung sepenuhnya pada dinding. Di saat yang sama, ekspresi elegan perlu dibangun tanpa menambah terlalu banyak unsur visual.
Area duduk, meja makan, dan dapur ditempatkan dalam hubungan terbuka. Meja tinggi dengan dua kursi menjadi penanda antara area keluarga dan dapur, sementara kabinet dapur mengikuti bidang dinding. Palet netral, tampilan kayu, serta aksen keemasan menerjemahkan arah modern elegan melalui unsur yang terlihat pada rancangan.
Penataan mengandalkan perabot untuk memberi identitas pada tiap area: sofa menghadap televisi, meja tinggi berada di antara area duduk dan dapur, sedangkan meja makan berdekatan dengan dapur. Hubungan visual antararea tetap terbaca tanpa pemisah penuh.
Rancangan memperlihatkan beberapa fungsi yang berbeda dalam satu pandangan, dengan meja tinggi sebagai titik peralihan. Kedekatan meja makan dan dapur juga membuat hubungan kedua area mudah dibaca.
Pada ruang hunian yang ringkas, meja tinggi dapat menjadi penanda peralihan antara area duduk dan dapur sekaligus menyediakan tempat duduk, tanpa harus menutup pandangan antararea.