Konteks
Proyek ini berlokasi di Kalimantan Timur dengan lahan 20 x 20 meter. Klien menginginkan rumah yang menggabungkan kayu ulin sebagai elemen desain tanpa menjadikannya pusat perhatian.
Masalah Utama
Tantangan utama adalah menonjolkan keindahan kayu ulin sambil menjaga keseimbangan dengan material lain. Rumah harus modern dan mencerminkan karakter lokal tanpa berlebihan.
Konflik Desain
Kebutuhan akan estetika modern bertentangan dengan karakter alami kayu ulin yang kuat. Selain itu, pembatasan ruang menuntut pengaturan material yang efisien dan fungsional.
Solusi
Desain mengadopsi gaya kontemporer dengan kayu ulin sebagai aksen pada fasad dan interior. Beton dan kaca dipilih untuk kontras visual dan fungsi. Zoning dibuat jelas antara area publik dan privat dengan sirkulasi efisien.
Keputusan Desain
Kayu ulin digunakan secara selektif untuk memberikan kehangatan tanpa mendominasi. Pencahayaan alami dimaksimalkan lewat jendela besar. Sirkulasi menghubungkan ruang utama secara lancar dan mendukung aktivitas sehari-hari.
Pelajaran Desain
Keseimbangan material lokal dan modernitas penting untuk menciptakan ruang yang harmonis. Penggunaan kayu lokal memperkuat identitas dan keberlanjutan. Desain yang jelas dalam zoning dan sirkulasi meningkatkan kenyamanan dan fungsi rumah.
